Video Operet Semoga Lekas Sembuh 3 -galih dan ratna-

Operet “SEMOGA LEKAS SEMBUH 3 – galih dan ratna - , telah dipentaskan pada bulan Agustus 2012 di Institute Seni Indonesia Denpasar, bercerita tentang kisah klasik percintaan romeo dan juliet milik Indonesia. Selengkapnya...

teater-bali-prodo-imitatio-indra-parusha

Teater Bali dalam Peksiminas 2012

Pekan Seni Mahasiswa Nasional kini digelar kembali di mataram, lombok. Peksiminas ke 11 kali ini Bali mengirim banyak tangkai lomba, termasuk Monolog yang di wakili Indra Parusha. Sayang sekali di Bali tidak Selengkapnya...

tekiber-opening-web

OpereTour “Semoga Lekas Sembuh 2” Teater Kini Berseri

OpereTour adalah tema dari salah satu program Teater Kini Berseri di tahun 2012 yaitu Pentas Operet keliling 3 kota di Bali (Denpasar, Singaraja, Tabanan). Pementasan Operet pertama di pentaskan di Kampus ISI Selengkapnya...

teater-kini-berseri-bali-2

Semoga Lekas Sembuh 2 – putri yang hilang

    Selengkapnya...

kisah-cinta-dan-lain-lain-parade-teater-bali-kini-berseri

Teater Kini Berseri – Kisah Cinta dan Lain-lain – Parade Teater Bali 2011

Wow….. awesome… setelah 3 bulan latihan, akhirnya saat yang di nanti-nanti telah tiba. Dengan segala kekacauan yang ada (ssssttt… sebenernya ini rahasia, tp terpaksa diceritain karena bisikan setan yg maha kuasa). Hmmm.. Selengkapnya...

Sebuah Cerpen “Pelukan Napas Senja”

Pelukan Napas Senja

oleh: Gallang Riang Gempita

Angin menghembuskan dirinya melewati beberapa batang dedaunan kekuningan yang mulai meranggas. membawa dingin bersamanya; dan beberapa butir air hujan. hujan tidak turun dengan deras hari ini, hanya setitik-setitik dengan frekuensi renggang. angin kembali bertiup dan membuat beberapa helai daun pule jatuh di pangkuanku. aku mengigit bibirku; gugur, persis hatiku.

matahari bersinar redup jauh dibalik awan kelabu tak bersahabat. biasanya aku suka awan kelabu, namun hari ini, awan itu terlihat mengerikan. sumpek. buruk. dan kuharap tidak membawa kabar buruk lain untukku. tidak ada kehangatan di sini; baik di luar maupun di dalam tubuhku. semuanya dingin dan beku. ada yang hancur di sini; di dalam rusukku. koyak. tercabik. musnah. menyerangku dengan rasa sakit yang lembut; memberikanku sebuah rasa tak terdefinisikan dan mengerikan oleh lembutnya.

Video Operet Semoga Lekas Sembuh 3 -galih dan ratna-

tekiber-avaOperet “SEMOGA LEKAS SEMBUH 3 – galih dan ratna - , telah dipentaskan pada bulan Agustus 2012 di Institute Seni Indonesia Denpasar, bercerita tentang kisah klasik percintaan romeo dan juliet milik Indonesia. Dalam operet ini Galih adalah lelaki desa yang hendak melamar Ratna. Galih meminta sahabatnya Parmin dan Bejo untuk membelikan cincin yang telah ia targetkan di kota. Namun setibanya di desa, cincin itu hilang akibat ulah Parmin dan Bejo. Si gadis cantik Ratna itu pun merasa tertipu. Ratna menolak lamaran itu. Kasian ya si Galih.

Ketika bercakap-cakap dengan Bian, sahabat Ratna, munculah setan jahat, “hihihihi” begitu suaranya. Setan ini membujuk Ratna dan Bian untuk pergi ke kota. Di kota ada cowok-cowok yang lebih ganteng, lebih tajir, lebih WOW, kata setan. Sebenarnya setan ini adalah imajinasi dalam diri Ratna sendiri. Seringkali kita merasa emosi kemudian muncul tindakan yang sebenernya itu bukan berasal dari hati kecil kita, melainkan dari logika manusia. Bla bla bla bla akhirnya *criinngg* Ratna dan Bian tiba di kota.

Tapi tapi tapi, ternyata ternyata ternyata, Galih Parmin dan Bejo mengikuti Ratna dan Bian ke kota, dengan menyamar seakan-akan mereka tidak pernah kenal sebelumnya.

Dikota muncul lagi Group Band beraliran Rock, Metal, bercelana legging dan menyanyikan lagu cengeng. Kita sambut dengan meriah BROTHERR GAY STAR!!!!! *krik krik krik*. Mereka adalah Group Band paling konyol yang diciptakan Tuhan. Konflik terjadi ketika kelompok makhluk gaib ini bertemu dengan Ratna, Bian, Galih, Parmin dan Bejo. *JENG JENG JENG JENG* Langsung aja nonton videonya di youtube yaaaa, ini dia link nya:

Chapter 1: Opening http://www.youtube.com/watch?v=3bR8xqFGLz8

Chapter 2: Ratna dan Bian dibujuk SETAN! http://www.youtube.com/watch?v=wwaNzSkenf4

Chapter 3: Galih Parmin dan Bejo mencari DUKUN! http://www.youtube.com/watch?v=-kJPKAYYGSY

Chapter 4: Galih dan Ratna bersiap-siap berangkat ke KOTA! http://www.youtube.com/watch?v=wGq2d17hsh0

Chapter 5: Band BROTHER GAY STAR! http://www.youtube.com/watch?v=nsmCuqwyoqY

Chapter 6: Ratna bertemu dengan Irwan, vokalis Broter gay star! http://www.youtube.com/watch?v=6JPUNWOxbSs

Chapter 7: Penyamaran Galih dkk (PONIPONIC) terbongkar! http://www.youtube.com/watch?v=FWTNygFtMpE

Chapter 8: Klimaks (adegan ini paling lucu!) http://www.youtube.com/watch?v=w5aKoogVpW4

Chapter 9: Ending http://www.youtube.com/watch?v=LC67phMluXY

OPERET SEMOGA LEKAS SEMBUH 3 -Galih dan Ratna- ini,
Disutradarai oleh: HARY ARTADI
Bekerjasama dengan UKM Kesenian ISI Denpasar
Berkolaborasi dengan Jurusan Tari ISI Denpasar

Disponsori oleh ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Teater Bali dalam Peksiminas 2012

teater-bali-prodo-imitatio-indra-parusha

Pekan Seni Mahasiswa Nasional kini digelar kembali di mataram, lombok. Peksiminas ke 11 kali ini Bali mengirim banyak tangkai lomba, termasuk Monolog yang di wakili Indra Parusha. Sayang sekali di Bali tidak ada peksimida yang akhirnya tidak mengirim pilihan terbaik untuk diadu. Bali menggunakan sistem pengumpulan piagam terbanyak dan terbaik, karena peksimida akan menelan biaya banyak, jadi SUPAYA “HEMAT GITU LHOH”.

Pantomim, Bercerita melalui mimik

Kali ini kami akan membahas tentang Pantomim. Banyak mungkin dari kawan-kawan masih belum mengetahui Apa sih benernya pantomim itu? Kok bisa namanya pantomim? trus ngapain aja sih pantomim itu? dan mungkin masih banyak ada pertanyaan di benak kawan-kawan sekalian. Kita bakal bagi-bagi info nih. Selamat menikmati.

Pantomim berasal dari kata Yunani “pantomimus” yang berarti meniru segalanya. Jadi jaman yunani kuno dulu pantomim tuh berupa sekumpulan orang membentuk grup dimana mereka meniru semua kegiatan,lakon,dsbnya disertai ilustrasi musik dan narasi. Terkadang hanya diiringi dengan flute atau seruling. Lama kelamaan pantomim akhirnya diperankan sendiri tidak dalam kelompok lagi dan berkembang menjadi sebuah hiburan baru selain teater. Ceritanya pun makin bervariasi mencakup genre komedi,tragedi bahkan sex. Jadi dari taun dodol tuh udah ada namanya pantomim. Orang yunani senang menonton karena tema-tema yang diangkat pun menarik,lebih banyak komedi dan sex. Tapi,pada Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga tahun 2005 halaman 826 disebutkan bahwa pantomim adalah pertunjukkan drama tanpa kata-kata yang dimainkan dengan gerak dan ekspresi wajah (biasanya diiringi musik).

Nskah Drama – Dadi Reza Pujiadi – Pengagum Bintang

Lakon

(NOMINATOR)

PENGAGUM BINTANG 

Karya :

Dadi Reza Pujiadi

 

Tokoh :

RAYANI

MARIO

LINDA

PRIA CANGKLONG

SABRON

ABAH

NINI

ATOK

ITEM

SUTRADARA

ANTON

PENJUAL TEROMPET.

TUKANG PEL.

LAKI-LAKI

PEMUDA- PEMUDI

Orang-Orang 

SEBUAH RUANG

Ruangan bercahaya temaram dan berasap (Dominan back light). Back Sound

Samar-samar terdengar lagu House musik. (Mungkin penonton akan

mempunyai kesan bahwa ruang ini adalah bagian ruang lain dari sebuah

diskotik.)

Tiga orang berada di sana terlihat seperti bayangan.

Naskah Monolog – Agus Noor – Matinya Toekang Kriting

MATINYA TOEKANG KRITIK

– Sebuah Teater Monolog –

Karya Agus Noor

Agus2noor@yahoo.co.id

Terdengar detak nafas waktu…

Sebelum pertunjukan – sebelum dunia diciptakan – denyut waktu itu mengambang memenuhi ruang – semesta yang hampa. Seperti denyut jantung. Terdengar detak-detik waktu bergerak. Seperti merembes dari balik dinding. Seperti muncul dan mengalir menyebar di antara kursi-kursi yang (masih) kosong…

Ketika para penonton mulai masuk ruang pertunjukan, mereka mendengar waktu yang terus berdedak berdenyut itu. Mereka mendengar suara detik jam yang terus berputar. Suara ddetak-detik waktu yang bagai mengepungnya dari mana-mana.[1] Sementara pada satu bagian panggung, mereka menyaksikan kursi goyang yang terus bergerak pelan seakan mengingatkan pada ayunan bandul jam. Bergoyang-goyang. Kursi itu temaram dalam cahaya. Terlihat selimut menutupi kursi itu, seperti ada orang yang tertidur abadi di atas kursi itu. Waktu berdenyut. Kursi terus bergoyangan.

Nakah Monolog – GIria Ratomo – Bukan Eva Biasa

Monolog
Bukan Eva Biasa
Oleh Giri Ratomo

SETTING PANGGUNG BISA DIBUAT RUMIT, BISA DIBIKIN SEDERHANA. SUASANA SEMAKSIMAL MUNGKIN DIBUAT AKRAB DENGAN PENONTON. BOLEH ADA MUSIK KALAU DIRASA PERLU. SEMISAL AKAN DITAMBAH LAMPU ATAU EFEK AUDIO VISUAL MUNGKIN AKAN MAKIN BAGUS.

Saya sudah bilang: jangan digigit. Tapi kamu tetep bandel. Rasain! Biawak kok nggigit biawak. Kayak iklan saja. Tiiiiit kok makan tiiiiit.

Eit, kamu mau lari kemana heh? Sudah duduk aja disitu. Ngglosor-nglosor ngga papa. Sambil dinikmati jajanannya, kalau ada. Atau digigit-gigitlah bekalnya, kalau bawa. Ayo ayo ambil disruput minumannya. Pelan-pelan aja.
YANG INI SUARA DILUAR PANGGUNG: perhatian perhatian. Mohon diperhatikan, pengunjung yang mengendarai kijang super mohon dipindahkan agar tidak menghalangi jalan pengunjung yang lain.

 

SUARA DILUAR PANGGUNG INI BISA DIULANG-ULANG SAMPAI SUARANYA SERAK. SEMENTARA TOKOH KITA INI IMPROVISASI NGOMONGIN TENTANG JENIS-JENIS JAJAN PASAR. JUGA MINUMAN. JANGAN LUPAADASISIPAN KATA: PELAN-PELAN.
Makanya pelan-pelan. Saya tadi khan sudah bilang pelan-pelan. Kalau tadi pelan-pelan khan ngga bakalan jadi serak kayak gitu.
Tapi ngga usah khawatir, saya sudah siapkan balsem anti serak. Nih! Balsem anti serak cap biji kedondong. Ini asli balsem mujarab hasil tanaman dalam negeri. Ditanam di tanah sendiri, dipupuk pake pupuk alami. Sekali oles pasti belum terasa khasiatnya. Dijamin. Sebab balsem ini mesti diolesin teratur di tempat yang sakit, tunggu dua sampai empat hari baru akan terasa khasiatnya. Intinya, balsem ini mesti dipakai secara teratur. Konsisten.

Naskah Drama – Dibawah Bayang-Bayang Pohon Bakau – Wahyudin

 Lakon

DI BAWAH BAYANG-BAYANG POHON BAKAU”

Oleh; Wahyudin – sanggar nuun

DRAMATIC PERSONAE :

 -Marji (suami usia 78 tahun)

-Samiah (istri usia 63 tahun)

-Rahmin (usia 55 tahun)

-Samsani (usia 50 tahun)

- Warga

PAGI HARI DI TEPI LAUT DI DEPAN RUMAH MARJI TAMPAK MEMBERSIHKAN DIRI SETELAH MENANCAPKAN BEBERAPA BATANG POHON BAKAU. BEBERAPA SAAT SAMIAH KELUAR DARI DALAM RUMAH.

 SAMIAH 

Sudah pulang rupanya kau Marji?! Berapa banyak batang bakau yang kau tancapkan pagi ini?

 

MARJI 

Ya Lumayan.

 

SAMIAH 

Lumayan, berapa tepatnya?

 

MARJI 

Ya lumayan, cukup! Cukup banyak.

 

SAMIAH 

Yang aku tanyakan jumlahnya, Marji. Tepatnya berapa?

Naskah Drama – N.Riantiarno – CERMIN

CERMIN

karya : NANO RIANTIARNO

PANGGUNG MULA-MULA GELAP. GELAP SEKALI. TIBA-TIBA TERDENGAR TERIAKAN KETAKUTAN SEORANG LAKI-LAKI. PANGGUNG MASIH TETAP GELAP.

SUARA :
Jangan! Jangan tinggalkan saya! Tolong! Tolong! Tolong! Nyalakan lampu, saya takut gelap! Saya takut sendirian! Tolong! Jangan tinggalkan saya! Cahaya, saya butuh cahaya! Saya butuh terang! Tolong…….cahaya…….cahaya.
DAN LAMPU WARNA PINK MENYOROT (FADE-IN) MELINGKARI AREA DIMANA DIA BERTERIAK-TERIAK DILANTAI, SAMPING SEBUAH KURSI BESI. DALAM PENJARA SEORANG LAKI-LAKI KIRA-KIRA BERUMUR 35 TAHUN KAGET KETIKA SADAR BAHWA DIA SEKARANG BERADA DALAM TERANG. DIA KECAPAIAN DAN TERENGAH-ENGAH.MENGHIMPASKAN PANTATNYA DI LANTAI. PADA SAAT YANG HAMPIR BERSAMAAN, SETELAH UJUD SELURUH LAKI-LAKI ITU TERLIHAT SAMAR-SAMAR LAMPU MENYALA MENYOROTI AREA DI DEPAN DIA. SEORANG LAKI-LAKI LAIN YANG SELURUHNYA SAMA DENGAN DIA JUGA DUDUK DI LANTAI SAMPING SEBUAH KURSI BESI YANG SAMA. LAMPU BERWARNA PINK JUGA. DUA LELAKI YANG SAMA DUDUK DI LANTAI SAMPING KURSI BESI YANG SAMA TERSEKELILING GELAP. GELAP SAKALI.
LAKI-LAKI :
He………..

(LAKI-LAKI DI DEPANNYA MENYAPANYA JUGA PERSIS TAPI TANPA SUARA)
Hee……….. Ya! Masih ada. Kukira sudah pergi bersama yang lain-lain. He, aku senang kau masih ada. Di depan situ menatapku. Temanku Cuma kamu sekarang. Di sini pengap. Keringat tak henti-hentinya menyembul dari pori-pori kulit. Aku khawatir kalau persediaan air dalam tubuhku habis, pasti bukan keringat lagi yang keluar tapi darah. Dan kalau darah sudah habis…….. sebuah pintu terbuka lebar-lebar dan aku harus mendorong diriku sendiri untuk bilang ayo masuki ruangan besar di sebaliknya. Ruangan besar dari sebuah gedung yang besar.Ada apa di dalamnya? Perabotan-perabotannya bagus? Jenis kursi-kursinya dibikin dari kayu apa? Jati tua atau mahoni? Karpetnya? DariIndia atauPersia?
LAKI-LAKI :
Apa ada hiasan-hiasan dindingnya? Dari apa? Kuningan apa perunggu? Lampu gantungnya dari kristal? Kamar mandinya bersih, artinya tidak terdapat lipas di sudut-sudutnya. Dapurnya bagaimana? Selalu tersedia makanan hangat dalam lemari? Aku pedagang barang antik, harus tahu secara detail perabotan-perabotan tiap ruangan yang kumasuki. Bagaimana? Apa aku akan ditemani atau sendirian? (BERBISIK) Apa Su ada disitu……apa dia menungguku disitu? (DIAM MENUNGGU JAWABAN). Ya aku tahu kau tidak tahu. Tak seorangpun yang tahu sebelumnya. Masuki gedung itu dulu, baru kau akan bisa bercerita ada apa di dalamnya. Tapi siapa saja yang masuk ruangan besar itu, tak akan pernah kembali lagi. Pans, Cuma keluhan, jangan khawatir seorang kawan bisa menyejukkan suasana.Ada seorang di sekitar kita lebih baik daripada sama sekali tidak ada. Pada dasarnya semua orang takut sendirian. Aku juga. Kau juga. Benarkan. Kita ngobrol-ngobrol, untuk mengisi waktu. Obrolan yang intim bisa menambah rasa kekawanan. Tidak usah dijawab. Aku yakin pasti kau mau. Ya, kita akan ngobrol-ngobrol. Aku dapat pertama, kamu yang kedua. Akan kubeberkan semuanya tanpa malu-malu. Tapi musti janji, begitu aku selesai kau segera menyambungnya. Dengan begitu tak akan terasa lagi waktu lewat. Pagi-pagi sekali kita akan berpelukan mengucapkan salam perpisahan, barangkali sambil tertawa-tawa atau barangkali kita akan saling menangisi. Entahlah! Jangan menjawab, aku tahu kau sama seperti aku, termasuk orang-orang yang selalu berusaha untuk menepati janji. Dengan adanya kau di situ, meskipun kau tidak menyapa apa-apa bisa kupastikan kita akan selalu bersama-sama, setia sampai mati.
(BERPIKIR HENDAK MEMULAINYA DARIMANA).

Naskah monolog – Bina Margantara – Gedebug

GEDEBUG

karya Bina Margantara
bina_margantara@yahoo.com 

DI PANGGUNG NAMPAK SEORANG YANG SEDANG DIPASUNG MENYERUPAI SALIB (SALIB TERSEBUT BERADA DI DALAM SEBUAH LINGKARAN) DENGAN HANYA KEPALA YANG DISOROTI LAMPU. TATAPAN TAJAM, MENGAMATI SEKELILING.

 

BACKROUND SEBUAH JAM DINDING BESAR MENUNJUKKAN JAM 12 TEPAT

 

TIBA-TIBA MENGERANG…

SAMBIL BERUSAHA MELEPASKAN PASUNGAN TERSEBUT, MAKA LEPASLAH IA.

KEMUDIAN  MEREGANGKAN OTOT-OTOTNYA, DAN MENCARI-CARI SESUATU, TERNYATA YANG DICARI ADALAH AIR

 

Eeeuuk..eeuuk.. (DIA PUN BERSENDAWA)

Copyright © 2010 tekiber
All Rights ReservedAll right reserver 2010 |maintenance by indra parusha | supported by:hosting murah